Semua Berita Terbaru
Mahasiswa KKN-MAS Universitas Muhammadiyah Riau Kelompok 69Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Balai Desa Keranji Guguh
Siak, 3 September 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Balai Desa Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Rabu (3/9) pukul 09.30 WIB. Acara ini dihadiri oleh ibu hamil, ibu dengan balita, kader posyandu, ibu penghulu, serta bapak kerani desa. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembagian konsumsi, kemudian dilanjutkan sambutan dari bapak kerani yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi ini. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting demi generasi yang sehat dan berkualitas. Dalam materi yang disampaikan, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis sejak masa kandungan hingga usia dua tahun. Anak yang mengalami stunting umumnya memiliki tinggi badan lebih rendah dari anak seusianya, serta berisiko mengalami gangguan perkembangan fisik, mental, hingga kecerdasan. Mahasiswa juga menguraikan berbagai faktor penyebab stunting, mulai dari kurangnya asupan gizi ibu hamil, pemberian ASI yang tidak eksklusif, MPASI yang tidak bergizi seimbang, hingga pola hidup yang tidak sehat. Adapun upaya pencegahan yang bisa dilakukan di antaranya mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat hamil, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, inisiasi menyusu dini (IMD), pemberian ASI eksklusif hingga 6 bulan, pemberian MPASI bergizi sejak usia 6 bulan, melengkapi imunisasi dasar, serta menjaga kebersihan lingkungan. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka menyimak materi dengan baik dan aktif dalam sesi interaktif. Acara ditutup dengan foto bersama mahasiswa KKN, peserta, ibu penghulu, kader posyandu, serta bapak kerani sebagai bentuk kebersamaan dalam upaya mencegah stunting di desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MAS Universitas Muhammadiyah Riau berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini agar anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.
Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 69 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 11 Keranji Guguh
Keranji Guguh, 26 Agustus 2025 — Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 69 sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi “Stop Bullying: Kita Semua Teman Baik!” di SD Negeri 11 Keranji Guguh. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan penuh antusiasme serta mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan penjelasan tentang apa itu bullying beserta dampaknya bagi korban maupun lingkungan sekolah. Seperti yang disampaikan dalam materi, bullying merupakan perlakuan kepada orang lain dengan cara yang membuat mereka sedih, takut, atau sakit hati, baik melalui kata-kata maupun perbuatan. Melalui contoh yang sederhana, siswa diperkenalkan pada bentuk-bentuk bullying mulai dari ejekan, hinaan, dan gosip, hingga tindakan fisik seperti memukul dan mendorong. Bahkan, mahasiswa juga menyinggung tentang cyberbullying yang dapat terjadi melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Anak-anak diajak memahami bahwa bullying dapat membawa dampak serius, antara lain perasaan minder, takut, kehilangan teman, prestasi belajar yang menurun, bahkan membuat mereka enggan datang ke sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi semua siswa. Dalam presentasi, tersampaikan pesan bahwa setiap anak berhak merasa aman dan bahagia di sekolah. Teman digambarkan sebagai keluarga kedua yang seharusnya saling mendukung dan membuat sekolah menjadi tempat yang menyenangkan. Selain pemaparan, mahasiswa juga memberikan beberapa langkah sederhana untuk mencegah bullying. Siswa diajak untuk selalu menjadi teman yang baik, menggunakan kata-kata sopan, berani menolak ajakan mengejek, serta melaporkan kepada guru atau orang tua jika melihat tindakan bullying. Tidak hanya itu, anak-anak juga dibekali dengan cara menghadapi situasi ketika menjadi korban, yaitu tetap tenang, tidak membalas dengan kekerasan, mencari teman yang bisa mendukung, serta berbicara kepada guru atau orang tua agar mendapatkan bantuan. Suasana sosialisasi semakin meriah ketika mahasiswa mengajak seluruh siswa meneriakkan yel-yel “STOP BULLYING – KITA TEMAN, BUKAN LAWAN!” yang menggema di dalam kelas. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi komitmen bersama, di mana para siswa mengucapkan janji, “Mulai hari ini, saya berjanji tidak membully teman saya.” Janji ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan membuat anak-anak lebih bersemangat untuk menciptakan suasana sekolah yang bebas dari perundungan. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah. Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 69 berharap siswa SDN 11 Keranji Guguh semakin berani menolak tindakan perundungan dan saling mendukung sebagai sahabat baik. Seperti pesan penutup yang disampaikan dalam presentasi, “Bullying bukan gaya keren. Jadi baik itu pilihan hebat.” Dengan adanya kegiatan ini, SDN 11 Keranji Guguh diharapkan mampu menjadi contoh sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas bullying, sekaligus membentuk generasi muda yang saling menghargai.
Mahasiswa KKN MAS Universitas Muhammadiyah Riau Kelompok 69 Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Pangkalan Pisang
Siak, 17 Agustus 2025 – Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia digelar dengan khidmat di Lapangan Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, pada Sabtu (17/8). Upacara dimulai pukul 09.00 WIB dengan seorang anggota kepolisian bertindak sebagai pemimpin upacara. Sejak pukul 08.00 WIB, lapangan telah dipadati peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak TK, siswa SD, SMP, SMA, para PNS, hingga mahasiswa KKN MAS Universitas Muhammadiyah Riau. Kehadiran mereka menambah semarak suasana sekaligus menunjukkan kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bangsa. Rangkaian acara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan paskibra yang tampil disiplin dan kompak, menciptakan momen penuh khidmat. Usai pengibaran, suasana semakin meriah dengan lantunan lagu-lagu kebangsaan seperti Maju Tak Gentar dan Lancang Kuning yang dinyanyikan penuh semangat oleh para peserta didik. Tidak ketinggalan, penampilan tarian tradisional dari anak-anak putra daerah turut menghiasi jalannya upacara, menghadirkan nuansa kearifan lokal sekaligus kebanggaan budaya daerah. Keberhasilan paskibra dalam menjalankan tugasnya dengan baik menjadi sorotan utama, mencerminkan hasil latihan dan dedikasi mereka. Sebagai penutup, acara berlangsung meriah melalui joget bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, mulai dari siswa, PNS, hingga mahasiswa KKN MAS. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan itu menutup peringatan HUT ke-80 RI dengan rasa syukur dan suka cita.
Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 69 Dukung Suksesnya Posyandu Balita dan Lansia di Kampung Keranji Guguh
Keranji Guguh, 11 Agustus 2025 – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita dan Lansia di Kampung Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, terlaksana dengan lancar pada Rabu (11/8). Kegiatan ini menjadi agenda rutin desa dalam memantau tumbuh kembang balita serta menjaga kesehatan para lansia. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (KKN-MAS) Kelompok 69 yang sedang bertugas di Kampung Keranji Guguh turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka membantu kader dan tenaga kesehatan agar pelayanan berlangsung lebih tertib dan efisien. Selama kegiatan, mahasiswa terlibat dalam berbagai tugas, mulai dari membantu administrasi, menertibkan alur layanan, menimbang berat badan balita, mengukur tinggi badan, hingga mendampingi pemeriksaan kesehatan dasar untuk lansia. Dukungan tenaga tambahan ini membuat rangkaian pelayanan berjalan lebih cepat, teratur, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan posyandu kali ini mendapat sambutan positif dari warga. Orang tua dengan antusias membawa anak-anak mereka untuk ditimbang dan diperiksa kesehatannya, sementara para lansia mengikuti pemeriksaan tekanan darah serta layanan kesehatan lainnya. Suasana penuh kebersamaan itu mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga. Bagi mahasiswa KKN-MAS Kelompok 69, keterlibatan dalam posyandu menjadi pengalaman berharga untuk memahami pentingnya pelayanan kesehatan di tingkat desa. Mereka berharap, kehadiran mereka dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, meski dalam bentuk sederhana. “Posyandu adalah ujung tombak kesehatan desa. Kami merasa bangga bisa ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan yang sangat penting ini,” ujar salah satu anggota kelompok.
KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba Serahkan Poster Kesehatan ke Puskesmas Pembantu
Teluk Rimba, 5 September 2025 – KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba melaksanakan kegiatan penyerahan poster kesehatan kepada Puskesmas Pembantu Desa Teluk Rimba, Jumat (5/9). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Poster kesehatan yang diserahkan berisi informasi sederhana namun esensial, mulai dari pola hidup bersih hingga langkah pencegahan penyakit. Dengan tampilan yang mudah dipahami, poster ini diharapkan dapat menjadi media penyuluhan efektif sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan diri dan lingkungan. Ketua Kelompok KKNMAS 66 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa untuk turut serta dalam program kesehatan desa. “Kami berharap poster ini dapat membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menjadi pengingat sehari-hari agar hidup lebih sehat,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, KKNMAS Kelompok 66 berkomitmen memperkuat sinergi antara mahasiswa, tenaga medis, dan masyarakat, guna menciptakan lingkungan Desa Teluk Rimba yang lebih sehat dan sejahtera.
KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba Gelar Pemutaran Video Sejarah Nabi Muhammad SAW
Teluk Rimba, 27 Agustus 2025 – KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemutaran video sejarah Nabi Muhammad SAW di Mushola Al-Ikhlas, Jumat (27/8). Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para santri Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) mengenai keteladanan akhlak Rasulullah SAW. Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Kelompok KKNMAS 66 yang menyampaikan apresiasi serta harapan agar para peserta dapat meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Anggota kelompok juga turut memberikan dukungan penuh demi terselenggaranya acara dengan lancar. Dalam pemutaran video, ditampilkan perjalanan hidup Rasulullah sejak masa kecil, perjuangan dakwah, hingga keteladanan beliau yang menjadi teladan bagi umat Islam. Nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang turut ditekankan sebagai bekal moral bagi para peserta. Selain menonton video, adik-adik MDA juga mendapatkan pengantar pembelajaran Akhlak Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Dengan penyampaian yang sederhana dan interaktif, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya meneladani Rasulullah SAW. Acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif mengikuti kegiatan hingga akhir, menandakan keberhasilan KKNMAS Kelompok 66 dalam menghadirkan edukasi yang bermanfaat sekaligus inspiratif bagi generasi muda di Desa Teluk Rimba.
Mahasiswa KKN MAS Kelompok 127 Gelar Edukasi Dagusibu Obat di MTs Al-Istiqomah Kandis
Pada Tanggal 26 agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah Aisyiyah (MAS) Kelompok 127 sukses menggelar program Dagusibu Obat (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) di Madrasah Tsanawiyah Al-Istiqomah, Kampung Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Selasa (26/8/25). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Al-Istiqomah, guru-guru, dan seluruh siswa. Kegiatan ini dilatarbelakangi dengan masih minimnya pemahaman masyarakat, khususnya para pelajar, mengenai penggunaan obat yang tepat. Banyak kasus di lapangan menunjukkan bahwa obat sering diperoleh tanpa resep dokter, digunakan tidak sesuai aturan dosis, atau bahkan disimpan sembarangan sehingga berpotensi menurunkan kualitas dan membahayakan kesehatan.Adanya Kegiatan ini tidak Lepas Dari dukungan Kepala Sekolah MTs Al-Istiqomah Kampung Belutu,yaitu Surianto,S.Pd.I Kepala Sekolah MTs Al-Istiqomah Kampung Belutu Menyampaikan Bahwa Dalam Kegiatan Ini Beliau berharap dengan adanya edukasi Program DAGUSIBU dapat mampu menanamkan pengetahuan dasar yang benar terkait cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat sehingga dapat diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.-ujar Surianto,S.Pd.I Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup cara mendapatkan obat dengan benar hanya dari apotek, klinik, atau fasilitas kesehatan resmi. Selain itu, para mahasiswa juga menjelaskan cara menggunakan obat sesuai aturan dosis, frekuensi, dan indikasi yang dianjurkan dokter serta cara menyimpan obat dengan benar di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari. Terakhir, mereka juga memberikan panduan tentang cara membuang obat yang benar, termasuk jika sudah kedaluwarsa, agar tidak mencemari lingkungan. Melalui program Dagusibu Obat, mahasiswa KKN MAS Kelompok 127 berharap dapat meningkatkan pemahaman siswa dan masyarakat umum tentang penggunaan obat. Program ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan KKN MAS Kelompok 127 yang fokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Kolaborasi antara KKN MAs dengan Puskesmas Belutu memberikan program Kesehatan yang bertajuk Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Ibu Hamil dan Balita
Pada tanggal 06 Agustus 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisiyah (KKN MAs) berkolaborasi dengan Puskesmas Belutu dalam Kegiatan Program Kesehatan yang digelar di Puskesmas Belutu bertajuk “Pencegahan Stunting & Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Ibu Hamil & Balita”. Kegiatan yang didukung oleh Pertamina (Pertagas) melalui program Pertagas Peduli ini juga melibatkan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Acara berlangsung di Puskesmas Belutu, Kampung Belutu, Kecamatan Kandis mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Perwakilan Kecamatan Kandis menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN: “Kami menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN MAs Kelompok 127 Desa Belutu, semoga ilmu yang dibagikan bermanfaat bagi masyarakat Desa Belutu.” Sementara itu, pihak Pertamina Pertagas menegaskan dukungan mereka melalui program sosial perusahaan: “Kami mewakili pertamina Pertagas bangga dapat mendukung kegiatan edukasi cegah stunting ini sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.” Acara yang diawali dengan penimbangan ibu hamil dan balita untuk memantau status gizi. Kemudian, penyuluhan mengenai stunting disampaikan langsung oleh dr. Cecep Deni Kuswendi, yang memaparkan penyebab, dampak jangka panjang, hingga cara pencegahan. “Stunting bukan hanya masalah tinggi badan, tapi juga berdampak pada kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan.,” ujar dr. Cecep Deni Kuswendi dalam penyuluhannya. Mahasiswa KKN MAs Kelompok 127 Desa Belutu juga turut berperan aktif dengan membagikan leaflet Cegah Stunting kepada peserta. Leaflet ini berisi informasi praktis mengenai cara pencegahan stunting sejak dini, serta penjelasan tentang berbagai bahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan masyarakat, seperti sayuran, umbi-umbian, ikan, dan hasil kebun sekitar, yang bernilai gizi tinggi, mudah didapat, dan terjangkau. Puncak acara ditandai dengan pembagian PMT berbasis pangan lokal kepada ibu hamil dan balita. Kepala Desa Belutu, Pak Da’mi, turut memberikan apresiasi dan dukungan: “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN MAs Kelompok 127 Desa Belutu, Puskesmas, Pertamina, dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) yang telah berkolaborasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Belutu, khususnya dalam upaya pencegahan stunting.” Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Masyarakat khususnya para ibu, dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan memanfaatkan bahan pangan lokal agar anak-anak bebas stunting, tumbuh sehat dan cerdas. Sebagai penutup, seluruh Anggota KKN MAs kelompok 127 Desa Belutu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Belutu, Puskesmas Belutu, Pertamina, serta Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) atas kesempatan, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan sehingga kegiatan penyuluhan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat. Langkah sederhana ini dapat membantu menurunkan resiko stunting dan juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengolahan bahan pangan lokal yang bernilai.
KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba mengadakan Sosialisasi Menjaga Keamanan Data di Platform Digital & Launching Sosial Media Desa
Pada hari Rabu, 3 September 2025, KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi di platform digital sekaligus launching resmi sosial media desa. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko penyalahgunaan data serta langkah-langkah praktis untuk melindunginya. Materi yang disampaikan meliputi cara membuat kata sandi yang kuat, mengenali modus penipuan online, serta pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi. Selain itu, kegiatan ini juga ditandai dengan peresmian akun sosial media resmi Desa Teluk Rimba yang bertujuan menjadi sarana informasi, komunikasi, serta transparansi kegiatan desa agar lebih dekat dengan masyarakat.Melalui kegiatan ini, Kelompok KKNMAS 66 berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya literasi digital, serta mampu memanfaatkan sosial media desa sebagai media informasi yang positif dan bermanfaat.
KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba mengadakan Sosialisasi Anti Bullying di SDN 12 Teluk Rimba
Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, KKNMAS Kelompok 66 Desa Teluk Rimba melaksanakan kegiatan sosialisasi anti bullying di SDN 12 Teluk Rimba. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang arti bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghentikan perilaku tersebut di lingkungan sekolah. Dalam sosialisasi, siswa diajak untuk memahami berbagai bentuk bullying, mulai dari fisik, verbal, hingga cyberbullying, serta bagaimana sikap yang tepat jika menjadi korban maupun saksi. Materi disampaikan secara interaktif melalui cerita, video edukasi, dan permainan yang melibatkan siswa agar lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Selain itu, siswa juga diberikan motivasi untuk saling menghargai, menumbuhkan sikap empati, dan memperkuat rasa kebersamaan di sekolah. Melalui kegiatan ini, KKNMAS Kelompok 66 berharap siswa SDN 12 Teluk Rimba semakin sadar akan pentingnya bersikap baik terhadap teman, serta mampu menjadi generasi yang berani berkata "Stop Bullying!"
MAHASISWA KKN MUHAMMADIYAH KELOMPOK 127 GELAR SOSIALISASI ANTI BULLYING
Pada tanggal 13 Agustus 2025, kelompok KKN 127 Universitas Muhammadiyah Se-Indonesia melaksanakan program kerja Sosialisasi anti Bullying dan CyberBullying di SMP Negeri 5 Kandis, Desa Belutu, Kandis, Rabu (13/8/2025). Kegiatan sosialisasi ini untuk mengantisipasi tindakan perundungan di lingkungan sekolah dan kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 7 yang berjumlah 150 siswa dan didampingi kepala sekolah, serta beberapa guru pendamping. Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh adanya tindakan perundungan yang semakin sering terjadi terkhusus di lingkungan sekolah. Bullying dan Cyberbullying tidak hanya berdampak pada fisik siswa, namun juga berdampak pada kondisi psikologis siswa seperti penurunan rasa percaya diri, timbulnya rasa takut, hingga terganggunya prestasi belajar pada siswa. Adanya kegiatan ini tentunya tidak lepas dari dukungan kepala sekolah SMP Negeri 5 Kandis, yaitu Yeni Irdayati,S.Pd. Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kandis menyampaikna bahwa dalam kegiatan ini beliau berharap sosialisasi Anti Bullying dan CyberBullying ini dapat menjadi pembelajaran berharga. “ saya berharap besar dalam kegiatan ini bisa membuat siswa-siswi SMP Negeri 5 Kandis paham akan bahaya bullying untuk kehidupan sosialnya, saya berharap juga siswa-siswi bisa peka ketika ada bullying disekolah” -ujar Yeni Irdayati, S.Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kandis dan SMP Negeri 5 Kandis merupakan salah satu sekolah yang ditunjuk sebagai Agen Anti-Bullying yang menjalankan ROOTS yaitu program pencegahan perundungan berbasis sekolah yang telah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Indonesia, akaedemisi, serta praktisisi pendidikan dan perlindungan anak untuk mencegah perundungan di sekolah dan juga SMP Negeri 5 Kandis memiliki jargon anti-bullying yaitu Tunjukkan Perilaku Positif. Bullying bukan sekadar candaan. Ia berpotensi meninggalkan luka psikologis mendalam, mengikis rasa percaya diri, dan bahkan menurunkan motivasi belajar. Khususnya di usia sekolah dasar, ketika kepekaan sosial sedang berkembang, penanaman nilai toleransi, saling menghormati, dan empati sangatlah penting. Mari sama sama kita kawal gerakan anti Bullying ini dan ciptakan generasi bangsa tanpa Bullying.
Program Kerja Sosialisasi (Penyuluhan) Tentang Cybercrime, Scammer dan Judi Online Di Desa Rawang Air Putih - Siak
KKN MAs UMRI Kelompok 08 Kolaborasi dengan UIN Suska Riau dalam Edukasi Literasi Digital SIAK, RIAU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah Aisyiyah (MAs) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 08 Desa Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, sukses mengadakan sosialisasi literasi digital pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan mahasiswi KKN UIN Suska Riau, Arina Adzkia Azzahra, dari program studi Hukum Tata Negara. Dengan penanggung jawab program kerja dari UMRI, Rahmat Ardiansyah (Teknik Informatika, angkatan 2022), kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ancaman kejahatan siber dan bahaya judi online. Acara yang diikuti 30 peserta, terdiri dari perangkat desa, pemuda, dan warga, berlangsung interaktif. Arina Adzkia Azzahra mengelola sesi khusus mengenai bahaya judi online, sementara Rahmat Ardiansyah menghandle materi lainnya. Antusiasme peserta terlihat jelas dari aktifnya mereka dalam sesi tanya jawab, terutama mengenai kasus penipuan daring lewat tautan aplikasi (APK) dan dampak finansial dari judi online. Berdasarkan pengamatan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran warga. Peserta yang awalnya belum memahami bahaya membagikan kode OTP atau mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, kini mampu mengenali modus penipuan seperti phishing, love scam, dan penipuan jual-beli online. Mereka juga memahami langkah-langkah penting untuk melindungi data pribadi. Diskusi mengenai judi online membuka kesadaran baru tentang dampak sosial dan psikologisnya. Peserta berbagi pengalaman terkait keretakan rumah tangga akibat utang judi daring, menunjukkan bahwa masalah ini tidak hanya merugikan finansial, tetapi juga merusak tatanan keluarga. Edukasi ini membantu warga memahami konsekuensi jangka panjang dan destruktif dari judi online. Metode penyuluhan yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi presentasi interaktif, studi kasus nyata, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Materi juga diperkuat dengan dasar hukum yang berlaku di Indonesia, seperti UU ITE, agar peserta memahami konsekuensi hukum dan prosedur pelaporan resmi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali masyarakat dengan kemampuan praktis untuk menghadapi tantangan di era digital.